Kejadian tersebut kemudian dilaporkan warga kepada pihak Kepolisian setempat. Petugas Kepolisian beserta PMI, tiba di lokasi hingga mengevakuasi korban. Sebelum dievakuasi, Polisi bersama tim lainnya terlebih dahulu melakukan olah TKP.
Kapolsek Ketapang AKP Samsul Bahri saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, saat ini kasus temuan mayat gantung diri tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. Bahkan, sejumlah barang bukti telah diamankan diantaranya kabel TV dan ponsel milik korban.
Dikatakannya, saat ini korban dievakuasi ke kamar jenazah Menggunakan unit Ambulance PMI Kotim untuk dilakukan Visum. “Sampai saat ini penyebab korban gantung diri masih dalam penyelidikan Polsek Ketapang dan Inafis Polres Kotim,”ucapnya.
Samsul menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut awalnya ditemukan oleh petugas TV Kabel yang datang ke rumah korban untuk menagih iuran. Saat itu, petugas tv kabel tersebut mengetuk pintu rumah namun tidak ada jawaban, ketika ia masuk ke dalam menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa terlentang dan leher masih terikat kabel televisi.
Minggu 31 Oktober 2021. Tedy adik sepupu korban, mengetahui kejadian setelah di telepon warga dan tedy juga mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban sempat menelpon keluarganya untuk meminta maaf melalui telepon.
Sementara itu dari keterangan warga setempat, pada pukul 09.30 WIB pagi, korban diketahui sudah sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya menggunakan pisau. Namun, saat itu aksinya berhasil diketahui keluarganya. Sehingga usaha percobaan bunuh diri berhasil digagalkan.
Diketahui, korban ini belum menikah. Korban meninggal di kediamannya sendiri, sementara rumah orang tuanya berada di Kecamatan Sembuluh, Kabupaten Seruyan. “Korban ini tidak bekerja, karena korban ada kelainan fisik dari informasi yang didapat pihak kami,”tutupnya
Dari hasil olah TKP, ditemukan puluhan bekas luka sayatan di tangan kanan korban. Polisi juga menemukan darah yang keluar dari telinga korban yang diduga akibat gantung diri. Kemudian korban dilarikan ke RSUD Dr Murjani.
Posting Komentar