Pengendara motor menabrak pembatas jalan atau road barrier yang terbuat dari beton dikawasan Jalan Tjilik Riwut Kilometer 10,” sehingga korban tewas ditempat.



Beseputkalteng, Palangka Raya, - belajar dari kasus peristiwa baru baru ini dimana Pengendara motor menabrak pembatas jalan atau road barrier yang terbuat dari beton  dikawasan Jalan Tjilik Riwut Kilometer 10,” sehingga korban tewas ditempat.

Tonton berita vidionya di sini 👇




Untuk jenis kecelakaan tunggal ada beberapa penyebab terjadinya 

1. Jalanan Licin

Kondisi jalanan yang licin atau genangan air mungkin menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan tunggal. Ini merupakan sebuah kondisi yang tidak dapat diperkirakan oleh para pengemudi, misalnya ada bekas oli yang menetes di jalanan.

Solusi untuk mengatasi jalan yang licin tentu adalah dengan 
  • mengemudi dengan kecepatan yang sesuai batas,
  • hindari mengerem secara mendadak,
  • memberi jarak dengan kendaraan di depan Anda.

 2. Tidak Konsentrasi

Hilangnya konsentrasi bisa diakibatkan oleh saat mengemudi menelepon, mengetik pesan, mengambil makanan, atau mengoperasikan perangkat musik di mobil Anda. 
Solusi hindari kegiatan yg membuat konsentrasi mengemudi terganggu

3. Silau

Silau bisa menjadi penyebab kecelakaan tunggal
Solusi
Fokus berkendara menghindari hilangnya konsentrasi tentu dengan menghindari kegiatan multitasking selama mengemudi.

4. Lubang

Berakibat pengemudi akan kesulitan untuk mengontrol kendaraannya dan mengerem karena posisi mobil yang terpental-pental.

Akibatnya, mobil bisa menabrak pembatas jalan atau kendaraan lain. Jika berusaha menghindari lubang dalam kecepatan tinggi, dampaknya adalah mobil hilang kendali atau tertabrak mobil di belakang Anda yang tidak bisa menghindar.

5. Menghindari Hewan

Kucing merupakan hewan yang paling 
Anda memang tidak memiliki pilihan lain, antara harus menabrak hewan yang menyeberang kendaraan  Anda menyebabkan terjadinya tabrakan beruntun di belakang akibat Anda banting setir.

Karena itu, tetap berhati-hati dan konsentrasi ketika menyetir sehingga dapat mengambil keputusan tepat secara cepat.

 6. Mengantuk

Ini adalah hal utama yang sering menyebabkan terjadinya kecelakaan tunggal, terutama bagi para pengemudi yang menempuh jarak jauh. Mengemudi dengan kondisi yang mengantuk tentu akan sangat berbahaya karena pengemudi  bereaksi untuk menghentikan laju kendaraannya sehingga dampaknya pun sangat besar.

Karena itu, solusi terbaik dan satu-satunya adalah dengan berhenti sejenak untuk mengistirahatkan badan.

Admin

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama