Beseputkalteng.blogspot.com, Katingan – Jenazah Maranie (61) korban dikabarkan hilang ditemukan Pagi, Sabtu 25 September 2021 sekira pukul 05.30 dalam keadaan sudah menjadi jasad Mengapung dialiran Sungai Katingan Kalimantan Tengah.
Kejadian diceritakan oleh suami, korban sedang memancing di Sungai Katingan berangkat sejak pagi namun sampai malam belum pulang sehingga Bangau sang suami mencari ke lokasi istrinya memancing tapi tidak menemukanya.
Sekalian lama mencari tetap tidak menemukan akhirnya bangau suamnya melapor kepetugas, karena punya pirasat mungkin istrinya tenggelam disungai.
Upaya pencarian korban dilakukan sejak korban dinyatakan hilang.
Pencarian dilakukan oleh Rescuer KPP Palangakaraya, Satpolair Polres Katingan, Babinsa Luwuk Kanan, BPBD Kabupaten Katingan serta keluarga korban serta masyarakat setempat.
Upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Katingan Desa Luwuk Kanan Kabupaten Katingan, membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban, sekitar 500 meter dari tempatnya memancing di pinggir korban ditemukan mengapung di aliran sungai yang tak jauh dari tempat kejadian.
Tubuh Maranie ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Sabtu (25/9/2021) subuh.Saat ditemukan ada bekas memar, diduga akibat terkena benturan."Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Rencananya hari ini jenazah dimakamkan di Desa Luwuk Kanan. Kami menghimbau kepada warga masyarakat terutama yang bermukim di bantaran Sungai Katingan agar selalu mewaspadai arus sungai yang saat ini deras. Pasalnya, debit air Sungai Katingan di wilayahnya masih pasang,bskt
Posting Komentar